DANA DESA BISA DI PAKAI BLT YANG MASUK KRITERIA KELUARGA MISKIN DAMPAK COVID 19

Kedalon, Pemerintah terus mencarikan solusi terhadap dampak virus corona atau covid 19, salah satunya dengan memperbolehkan Desa memberikan bantuan langsung tunai ( BLT ) kepada masyarakat miskin menggunakan Dana Desa, ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa 6/2020 tentang prioritas penggunaan dana Desa Tahun 2020, namun menurut UU No. 13 tahun 2011 tentang penanganan Fakir Miskin ada beberapa kriteria keluarga miskin yang harus dipenuhi :

  1. Luas lantai <8m2/orang
  2. Lantai tanah/bambu/kayu murah
  3. Dinding bambu/rumbia/kayu murah/tembok tanpa plester
  4. Buang Air Besa tanpa fasilitas /bersama orang lain
  5. Penerangan tanpa listrik
  6. Air minum dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan.
  7. Bahan bakar kayu bakar/arang/minyak tanah
  8. Konsumsi daging/susu/ayam hanya 1 kali/minggu
  9. Satu stel pakaian setahun
  10. makan 1-2 kali/hari
  11. Tidak sanggup berobat ke puskesmas/poliklinik
  12. Sumber penghasilan KK petani berlahan <500m2,buruh tani,buruh nelayan,buruh bangunan,buruhperkebunan,pekerja lain berupah <Rp600 ribu/bulan
  13. Pendidikan KK tidak sekolah/tidak tamat SD/tamat SD
  14. Tidak memilikitabungan/barang mudah di jual minimal Rp 500 ribu

Selain beberapa kriteria diatas sasaran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa ( DD ) adalah Keluarga Miskin yang belum tercover dari program – program Pemerintah bagi keluarga miskin, seperti, PKH, BPNT, BST Kabupaten, BST Provinsi, KJS, JPS, BNBA.

Adapun teknisnya mekanisme pendataan oleh relawan atau pendataan melalui Ketua Rt kemudian data calon penerima BLT Desa divalidasi dan difinalisasi dalam rapat Musyawarah Desa Khusus kemudian ditetapkan dokumen ditandatangani Kepala Desa bersama BPD dan Tokoh Masyarakat yang mewakili.

Sementara itu terkait metode dan mekanisme perhitungan prosentase alokasi Dana Desa ada beberapa  ketentuan Desa dengan Dana Desa Kurang dari Rp 800 juta alokasinya BLTnya maksimal 25%, sedangkan DD Rp 800 juta sampai Rp 1,2 miliar, alokasinya maksimal 30%, Desa yang DDnya lebih dari Rp 1,2 miliar alokasinya BLTnya maksimal 35%. adapun penyalurannya selama tiga bulan dengan perbulannya keluarga penerima mendapat bantuan sebesar Rp 600 ribu rupiah.

Harapan Pemerintah Desa Kedalon dengan adanya bantuan BLT tersebut tidak menjadi kekisruhan antar warga karena dari prosedur aturan sudah dijalankan Pemerintah Desa Kedalon dengan mengikuti peraturan dari Pemerintah maupun Undang – Undang.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan