Musim Panen Padi Harga Gabah menurun Membuat Petani di Desa Kedalon Resah

kedalon-batangan.desa.id. Warga desa Kedalon Kecamatan Batangan Kabupaten Pati sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya bekerja sebagai petani padi, dengan kondisi sawah tadah hujan namun petani di Desa Kedalon tetap antusias menggarap lahan pertaniannya, walaupun di Selatan ada bendungan Widodaren yang ada di Kecamatan Jaken, namun Desa Kedalon sering tidak kebagian air tersebut karena memang Desa Kedalon termasuk paling Utara di Kecamatan Batangan.

Bulan Maret ini merupakan panen raya bagi petani didaerah kami, setelah sekian lama menanti akhirnya selama kurang lebih 3 bulan panen pun bisa dinikmati. Panen yang biasanya merupakan musim yang membuat petani gembira namun  pada kali ini menjadikan resah dikalangan petani. Selain cuaca yang tidak menentu karena adanya cuaca ekstrim beberapa hari yang dibarengi dengan angin kencang yang mengakibatkan padi banyak yang roboh yang tentunya akan menambah biaya dalam proses panen juga ditambah dengan menurunnya harga beras maupun gabah ditingkat petani.

Harga beras dipenggilingan padi yang berada disekitar desa Kedalon dikisaran 7200  dan harga gabah basah panen seharga 3300 yang tentunya tidak sebanding dengan biaya operasional  baik dari sewa bajak, operasinal panen dan harga pupuk yang mengalami kenaikan harga HET diawal tahun 2021 apalagi dengan keterbatasan ketersediaan pupuk subsidi yang diberikan kepada petani padi.

Harga gabah yang rendah tentunya membuat petani merugi yang akan menambah beban dimasyarakat pada masa pandemi Covid 19. Turunnya harga gabah pada saat ini dipengaruhi berbagai hal baik dari kwalitas gabah yang dianggap kurang bagus juga karena adanya pemberlakuan PPKM diberbagai daerah. Petani berharap perpanjangan PPKM segera berlalu sehingga harga gabah mulai normal kembali. ( Tim SID Desa Kedalon )

Sulitnya dan semakin mahalnya tenaga kerja , petani memanen padi mulai beralih dengan combine hesveter

 

Harga gabah menurun akhibat pandemi covid 19

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan