SOSIALISASI PENDATAAN SDGs TAHUN 2021 DESA KEDALON

kedalon-batangan.desa.id – Pemerintahan Desa Kedalon Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, menggelar Kegiatan Sosialisasi Pendataan SDGs tahun 2021, di Balai Desa Kedalon. Sabtu (01/04/2021).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pj. Kepala Desa, Calon Kepala Desa Terpilih, Perangkat Desa, lembaga Desa Kedalon, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa Kedalon selaku narasumber.

Dalam sambutannya Pj. Kepala Desa Kedalon Samirah SE. menyampaikan harapan bila tim Kelompok Kerja dalam melaksanakan pendataan nantinya dapat secara maksimal dan proses dalam pendataan berjalan sesuai yang di harapkan.

Samirah SE, menegaskan kepada segenab Pokja, dapat cermat dalam menyimak informasi terkait tentang teknis dan prosedur pemutakhiran data yang di paparkan oleh narasumber.

Menurut Samirah SE, Desa Kedalon butuh data valid, mengingat ini merupakan program pemerintah yang masuk di desa, nantinya pendataan berdasarkan data valid yang di dapat dari hasil pemukhtahiran data di Desa. “Kita harus simak dengan cermat dan dapat memahami tentang sosialisasi dan teknis dalam pendataan ini,” ujarnya.

Disampaikan oleh Samirah SE, bilamana SDGs berbasis data merupakan sebagai pendataan untuk pembangunan berkelanjutan dan Tim Pendataan memiliki peran penting dalam melaksanaan pendataan ini, agar kedepan akan di dapat data valid, Dengan itu Samirah SE berharap kepada tim Pokja yang sudah terbentuk agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Kepada masyarakat di minta agar nantinya dapat mendukung tugas tim Pokja, dengan memberikan keterangan yang benar guna meraih data akurat dan valid. Dengan demikian apa yang menjadi program pemerintah pusat dapat tercapai sesuai dengan yang di harapkan,” tegas Samirah SE.

Sementara dalam pemaparannya, Pendamping Desa Kecamatan Batangan, Mukharomah Nur Aini, ST mengatakan SDGs (Suistanable Development Goals) Desa merupakan pembumian SDGs (global) dengan menambahkan poin kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif. SDGs dibutuhkan untuk diimplementasikan ke desa. Yaitu membangun desa dengan isi yang total, namun dapat dikendalikan pada wilayah dan warga yang terbatas. Artinya, peluang keberhasilan penerapan SDGs pada satu desa, pada masing-masing desa, menjadi maksimal. Ini berita gembira bagi upaya implementasi SDGs dilapangan. SDGs Desa adalah upaya terpadu Pembangunan Desa untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Pelokalan SDGs sebagai SDGs Desa mencakup seluruh aspek pelokalan yang sudah pernah dilakukan. Seluruh tujuan dalam SDGs yang telah diindonesiakan dalam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, selanjutnya dilokalkan ke level desa dalam SDGs Desa. Penggunaan bahasa penting: menjadi harus sederhana, merujuk pada pernyataan tujuan, dan rasional untuk dipenuhi (jika pembangunan dijalankan).

SDGs Desa bukan pemikiran abstrak, melainkan kongkrit untuk dijalankan di lapangan. Ini ditunjukkan oleh mudahnya pengambilan data lapangan. Kemudian, berbasis data tersebut, terbitlah rekomendasi perbaikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Implementasi rekomendasi berujud kegiatan-kegiatan pembangunan, yang melibatkan warga desa, sehingga menjadi bukti bahwa SDGs Desa adalah konsep praktis. Pendataan Desa adalah proses penggalian, pengumpulan, pencatatan, verifikasi dan validasi data SDGs Desa, yang memuat data objektif kewilayahan dan kewargaan Desa berupa aset dan potensi aset Desa yang dapat didayagunakan untuk pencapaian tujuan Pembangunan Desa. ( Tim SID Desa Kedalon )

Sambutan Pj. Kepala Desa Kedalon Samirah, SE

 

Sambutan Pendamping Desa Kecamatan Batangan Mukharomah Nur Aini, ST

 

Peserta Sosialisasi Pendataan SDGs Desa Kedalon

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan