PROGRAM SANITASI PERDESAAN DESA KEDALON

kedalon-batangan.desa.id – (Senin 19/07/2021) Desa Kedalon Kecamatan Batangan Kabupaten Pati tahun 2021 mendapatkan Program Sanitasi Perdesaan dari Kementerian PUPR untuk pembangunan infrastrktur yang menyentuh kepada penataan lingkungan  pembangunan WC sebanyak 47 unit. Hal ini untuk mengurangi angka stunting di Desa Kedalon yang termasuk Desa lokus stunting serta menjalankan program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Ketua Kelompok Masyarakat Desa Kedalon Jarsi mengungkapkan kondisi dan perilaku masyarakat sebelum adanya program Sanitasi Perdesaan di Desa Kedalon. Masyarakat desa yang masih banyak yang menggunakan wc manual dan ada juga yang di kebun. “Tapi setelah adanya bantuan pembangunan toilet dan septic tank dari program sanitasi perdesaan, perilaku BABS tersebut perlahan sudah berkurang,” ungkap Jarsi.

Hartatik, A.Md, Kepala Desa Kedalon, menyampaikan bahwa “pembangunan ini merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur sanitasi untuk mengentaskan stunting di Desa Kedalon, sehingga pembangunan ini yang dapat menyentuh kepentingan masyarakat Desa Kedalon dapat berjalan baik dan lancar.

Dengan kondisi infrastruktur yang ditata sedemikian rupa akan membawa dampak positif bagi tumbuh-berkembangnya kegiatan pembangunan secara menyeluruh, baik Pemberdayaan masyarakat maupun pembangunan infrastruktur berjalan seimbang dan akan menjadikan dan terbukanya banyak akses kepentingan di segala bidang di Desa Kedalon dan juga sanitasi perdesaan padat karya adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal atau miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja, dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatan dan menurunkan angka stunting,”.  ujar Beliau

Salah satu warga Desa Kedalon RT 06 / RW 04 Sutikno sangat bersyukur dengan adanya bantuan pembangunan toilet dan septic tank dari program Sanitasi Perdesaan tidak perlu lagi numpang di rumah tetangga untuk buang air.

“Dulu itu susah karena tidak ada toilet untuk buang air, jadi harus pergi ke belakang kebun memakai wc manual untuk buang air. Susahnya itu kalau sedang hujan atau malam hari, takut dengan hewan berbisa dan sering bau kotoran yang menyengat. Kalau sekarang bersyukur berkat adanya pembangunan toilet dan septic tank dari program sanitasi perdesaan, kami tidak perlu lagi pergi ke kebun untuk buang air, lingkungan juga menjadi lebih sehat dan bersih,” ungkap Sutikno.

Karena masih dalam kondisi pandemi covid 19 dalam pembangunan infrastruktur sanitasi perdesaan semua pekerja wajib menjalankan protokol kesehatan. ( Tim SID Desa kedalon )

Program sanitasi perdesaan pembangunan wc

 

Pekerja pembangunan sanitasi tetap mematuhi protokol kesehatan

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan